Jumat, 21 Agustus 2015

Pengundian Nomor Urut Paslon, KPU Siapkan Andong



Demak- KPU Kabupaten Demak kemarin (20/8) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi pelaksanaan kampanye yang mulai dilaksanakan pada 27 Agustus hingga 5 Desember 2015.
Pada kesempatan itu hadir wakil dari masing-masing pasangan calon, asisten satu Pemkab, Desk Pilkada, Kasat Intelkam Polres Demak, serta Panwas Kabupaten Demak. Hadir pula pada kesempatan itu, DKK, Satpol PP, Kesbangpolinmas, dan Dinas Perhubungan.  
KPU menyampaikan bahwa pasca penetapan pasangan calon, tim kampanye harus melaporkan akun resmi media social, baik itu facebook ataupun twitter.
“Kami meminta agar tim kampanye melaporkan akun media social baik facebook ataupun twitter setelah penetapan pasangan calon tanggal 24 Agustus”. Kata Mahmudi ketua KPU Kabupaten Demak.
Setiap pasangan calon diperbolehkan memiliki akun media social lebih dari satu, “prinsipnya akun media social harus dilaporkan ke KPU”, tegasnya dalam rakor tersebut.

Kamis, 06 Agustus 2015

Panwaskab Demak: Tim Kampanye Harus Mencermati Daftar Pemilih



Demak- Panwas Kabupaten Demak dalam rangka upaya pencegahan mengirimkan surat himbauan kepada tim kampanye dan pimpinan partai politik di wilayah kabupaten Demak. Dalam surat itu Panwas Kabupaten Demak menghimbau agar tim kampanye dan pimpinan partai politik melakukan pencermatan dalam rangka pemutakhiran data pemilih (coklit) yang saat ini sedang dilakukan oleh PPDP.

Selasa, 28 Juli 2015

Pasangan Nasir-Joko Penantang Petahana.



Demak- Pasangan Muhammad Nasir – Joko Sutanto melengkapi calon bupati yang mendaftar di KPU Demak. Hari terakhir masa pendaftaran, selasa (28/7) pasangan ini resmi mendaftarkan diri ke KPU dengan dua partai pengusung utama yaitu Partai Golkar dan PPP serta didukung oleh PDI Perjuangan. Jumlah kursi Partai Golkar dan PPP ditambah PDI Perjuangan di DPRD mencapai 22 kursi. Jumlah dukungan kursi DPRD ini merupakan yang terbanyak diantara calon bupati yang lain.
Meskipun Partai Golkar dan PPP sedang berkonflik, tetapi hal itu tidak berpengaruh terhadap dukungan kepada pasangan nasir-joko. Dalam pemeriksaan keabsahan dukungan yang dilakukan oleh KPU, dua partai yang sedang bersengketa ini mampu menunjukkan dukungan dari dua kepengurusan.

Pasangan Dadi Mendaftar di Hari Kedua



Demak – Hari kedua masa pendaftaran calon bupati, KPU Demak kembali menerima pendaftaran dari pasangan petahana bupati Dachirin Said – Edi Suyadi yang kembali maju ke Pilkada sebagai pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Demak periode 2015-20120.
Saat mendaftarkan diri Senin (27/7) sekitar pukul 13.00 WIB, pasangan ini beserta ratusan pendukungnya menumpangi becak dan odong-odong dari Posko Pemenangan di Jalan Pemuda menuju kantor KPU Demak di jalan Kyai Turmudzi.
Pasangan Dachirin-Edi (dadi) diusung oleh PKB dan Nasdem. PKS yang semula dikabarkan akan ikut mengusung pasangan ini ternyata hingga masa pendaftaran tidak melampirkan berkas dukungan, sehingga hanya dua partai saja yang mengusung pasangan dadi. Tetapi gabungan dua partai itu sudah lebih dari cukup untuk memenuhi ambang batas persyaratan sebesar 20% kursi DPRD.

Senin, 27 Juli 2015

Jalan Kaki, Pasangan Harum Daftar ke KPU Demak.



Demak- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Demak dari gabungan Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) Harwanto dan Maskuri, resmi mendaftar ke KPU Demak pada hari Minggu (26/7/2015). Kedua pasangan tersebut mendaftar pada hari pertama pembukaan pendaftaran bakal calon di KPU Kabupaten Demak.
Hal ini menjadi bukti kesiapan pasangan harum untuk bertarung memperebutkan posisi orang nomor satu dan dua di Kabupaten Demak.
Sebelumnya pasangan ini mendeklarasikan diri di aula wisma haji di jalan Jogoloyo yang dihadiri oleh ratusan pendukungnya. Sebenarnya pasangan ini didukung oleh koalisi empat partai. Tetapi sesaat sebelum acara deklarasi dimulai, gambar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditutup dengan selembar kertas oleh panitia. Menurut ketua panitia Ali Subkan ditutupnya gambar PKS merupakan kejadian khusus akibat faktor X yang tidak perlu dibahas.

Rabu, 17 Juni 2015

Pilbup Demak Tanpa Calon Perseorangan



Demak- Pasangan calon perseorangan Sugiyanto, S.Kom dan wakilnya Cahyono, AMd akhirnya harus mengubur impiannya untuk menduduki kursi bupati dan wakil bupati Demak. Keputusan itu ia dapatkan setelah semalam (15/6) pukul 21.30 Wib KPU Demak memutuskan bahwa syarat dukungan yang diserahkan timnya tidak memenuhi persyaratan minimal dukungan sebesar 71.464 dukungan.
Pasangan calon perseorangan ini mendatangi KPU sekitar pukul 13.15 Wib untuk menyerahkan dukungan disertai tim. KPU mengerahkan lima tim untuk menghitung jumlah dukungan yang diserahkan oleh pasangan calon ini. Sampai pukul 21.00 Wib jumlah dukungan baru selesai dihitung.

Selasa, 16 Juni 2015

Calon Perseorangan Ramaikan Pilbup Demak


Balon Perseorangan berdiskusi dengan KPU dan Panwas

Demak- Tahapan pemilihan bupati saat ini adalah penyerahan dukungan bakal calon perseorangan yang mulai dilaksanakan tanggal 11-15 Juni 2015. Grengsengnya pun sudah mulai terasa di Kabupaten Demak, hari ini salah satu bakal calon dari jalur perseorangan telah melakukan konsultasi ke KPU, adalah Sugiyanto (51) seorang PNS aktif yang bekerja di LAPAN Jakarta mencoba peruntungannya untuk bertarung memperebutkan kursi bupati Demak.
Saat konsultasi dengan KPU, dia menyatakan sudah mempersiapkan dukungan seperti yang dipersyaratkan oleh KPU Demak yaitu sebesar 71.464 KTP. Dukungan sebanyak itu harus tersebar minimal di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Demak.