Friday, May 8, 2015

Panwas Demak Maraton Koordinasi



Demak- Pasca dilantik oleh Bawaslu Jawa Tengah pada 28 April 2015, Panwas Demak langsung tancap gas melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait di wilayah kabupaten demak. Agenda pertama pada hari senin, panwas demak melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Kajari Demak Ibu Nur Asiah SH., MHum yang didampingi oleh Kasi Intelijen Agung, SH. Dalam silaturahmi tersebut panwaslu berharap kerjasama yang terjalin intens selama pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden kemarin dapat tetap dilanjutkan pada pemilihan bupati kali ini, karena bagaimanapun peran kejaksanaan dalam sentra gakkumdu sangat dibutuhkan.
“kami berharap koordinasi yang baik saat pemilu kemarin dapat tetap kita lanjutkan dalam pemilihan bupati kali ini, karena kemungkinan besar pelanggaran pemilu bisa saja terjadi, dimana peran kejaksaan dalam sentra gakkumdu masih sangat kami butuhkan” ungkap ketua Panwas Khoirul Saleh, S.Sos., MH.
Pada kesempatan itu kepala Kejaksaan Negeri Demak Nur Asiah menyambut baik keinginan panwas demak, bahkan dirinya menyatakan siap membuka diri untuk konsultasi dan koordinasi terkait persoalan pidana pilkada. “pada prinsipnya kami siap jika kejaksaan dilibatkan dalam sentra gakkumdu, seperti pada pemilu kemarin. Kami juga berterima kasih Panwas Demak yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi kepada jajaran kami”.
Setelah bertemu dengan kajari, Panwas Demak melanjutkan silaturahmi dengan menemui Kapolres Demak, ditemui langsung oleh Kapolres Demak Heru Sutopo dan didampingi oleh Kasat Intel AKP Suwarno, panwas juga berharap kerjasama antara Panwas dan kepolisian dapat lebih ditingkatkan, bukan saja dalam sentra gakkumdu tetapi juga dalam hal pemetaan titik-titik rawan wilayah dan tahapan pilkada ini, “kami berharap pihak kepolisian dan panwas dapat lebih meningkatkan kerja sama yang telah terbangun, selain tentu saja dalam sentra gakkumdu, kami juga berharap pihak kepolisian dapat berbagi informasi terkait titik-titik rawan wilayah dan tahapan pemilihan bupati”.
Dalam kesempatan itu Kapolres Heru Sutopo berpesan kepada Panwas agar bekerja secara obyektif dan tidak memihak salah satu calon, “kalau Panwas ingin bekerja enak maka harus bisa bekerja secara netral, sehingga tidak ada beban terhadap siapapun calon yang nantinya menang ataupun kalah dalam pilkada” ujarnya kepada pimpinan Panwas Demak.
Audiensi Bupati
Setelah gagal menemui Bupati pada senin (4/5) karena berada di luar kota, hari selasa (5/5) Panwas didampingi kepala kesbangpolinmas Drs. Taufik Rifa’I, MM melakukan audiensi dan koordinasi dengan Bupati Demak, dalam kesempatan itu ketua Panwas melakukan koordinasi terkait fasilitasi sarana dan prasarana berupa gedung untuk sekretariat, staf PNS untuk sekretariat, serta kendaraan bermotor untuk mobilisasi tugas-tugas kepengawasan. 
“Panwas saat ini membutuhkan gedung dan staf, karena selain pengawasan yang utama kami saat ini juga harus membentuk panwas di tingkat kecamatan, sehingga kami berharap bapak bupati bisa segera memfasilitasi itu”. tukas ketua Panwas ini.
Bupati Demak berharap sinergitas lembaga penyelenggara antara Panwas dan KPU pada pemilihan bupati desember mendatang, “kami berharap antara Panwas dan KPU bisa tercipta sinergis karena bagaimanapun dua lembaga ini sama-sama penyelenggara pemilu, selanjutnya untuk fasilitas yang dibutuhkan oleh Panwas, nanti akan segara ditindaklanjuti oleh SKPD terkait, sehingga tugas-tugas kepengawasan dan pembentukan organ di kecamatan bisa segera dilakukan”. ungkapnya kepada komisioner panwas. (UN).  

No comments:

Post a Comment